November 24, 2013

Teh Celup berbahaya loh!

0

Apakah benar teh celup membahayakan kesehatan? Mengapa demikian? Ternyata penyebabnya lebih pada kemasannya, kantong kertas kecil berserat renggang yang ternyata mengandung chlorine, yang antara lain bisa menyebabkan kemandulan, keterbelakangan mental dan kanker!

Bahaya CHLORINE
Pada umumnya kertas dibuat dari pulp (bubur kertas), yang terbuat dari bahan kayu, bubur ini berwarna coklat tua, untuk membuat serat pulp itu berwarna putih, digunakan sejenis bahan kimia pemutih yang terbuat dari senyawa chlorine yang sangat pekat. Sayang dalam prosesnya, chlorine ini tetap tertinggal dalam produk kertas karena tidak dilakukan penetralan karena biayanya sangat tinggi. Kertas semacam inilah yang kemudian digunakan sebagai kantong teh celup.
Kandungan zat klorin di kantong kertas teh celup akan larut. Apalagi jika Anda mencelupkan kantong teh lebih dari 3 - 5 menit. Klorin atau chlorine, zat kimia yang lazim digunakan dalam industri kertas. Fungsinya, disinfektan kertas, sehingga kertas bebas dari bakteri pembusuk dan tahan lama. Selain itu, kertas dengan klorin memang tampak lebih bersih. Karena bersifat disinfektan, klorin dalam jumlah besar tentu berbahaya. Tak jauh beda dari racun serangga. Banyak penelitian mencurigai kaitan antara asupan klorin dalam tubuh manusia dengan kemandulan pada pria, bayi lahir cacat, mental terbelakang, dan kanker.

Nah, mulai sekarang, jangan biarkan teh celup Anda tercelup lebih dari 5 menit. Atau, kembali ke cara yang sedikit repot: Gunakan teh bubuk. Minumlah teh, bukan klorin.
Lindungi keluarga Anda dari gangguan kesehatan di masa depan. Hindari teh celup atau produk lain yang mengandung chlorine.


SEMOGA BERMANFAAT !

Jurus Jitu mengatasi Serangan ASMA

0

1.      Bagi Anda penderita asma, sebaiknya melakukan pengobatan dan mengelola penyakit ini. Pengobatan tidak hanya dilakukan ketika serangan berlangsung, tetapi juga saat tidak dalam serangan.
2.      Kenali obat-obat asma, baik kegunaan maupun efek samping yang ditimbulkan. Terdapat dua jenis obat asma, yaitu obat-obat kerja cepat untuk mengatasi dengan segera serangan sesak nafas (reliever) dan obat-obat pencegahan jangka lama, untuk mengatasi peradangan pada sluran nafas (preventer/controller)
3.      Pelajari dan pahami faktor-faktor pencetus serangan asma (allergen) dan ketahui cara mengendalikannya. Hal ini memudahkan Anda untuk melakukan tindakan pencegahan (preventif) terhadap kambuhnya penyakit asma. Faktor-faktor pencetus ini dapat berbeda antara penderita satu dengan yang lainnya.
4.      Lakukan rehabilitasi dan peningkatan kebugaran jasmani dengan olah raga atau latihan jasmani terpimpin. Hal ini untuk menjaga koordinasi pernafasan dan fungsi paru serta pertahanan paru.
5.      Selanjutnya lakukanlah monitoring dan mengikuti perkembangan (follow up) penyakit asma secara teratur. Hingga kini penyakit asma belum bisa disembuhkan dan gejala asmanya bervariasi.
6.      Bagi Anda yang memiliki kerabat yang mengidap asma, selain menyarankan si penderita untuk melakukan beberapa hal di atas sebaiknya Anda juga membuat rencana emergensi (action plan). Ini diperlukan ketika asma kambuh dan penderita membutuhkan pertolongan secepatnya.
7.      Yang terakhir, lakukan penyuluhan (edukasi) mengenai penyakit asma kepada penderita asma dan keluarganya. Edukasi menjadi factor kunci dalam pengobatan asma.


Semoga bermanfaat

Apa Penyebab Stroke?

0

Stroke adalah salah satu penyakit mematikan selain kanker dan serangan jantung. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), diperkirakan ada 795.000 orang menderita stroke setiap tahunnya. Hampir 130.000 orang meninggal karena stroke pada 2010 lalu. Kemudian CDC menyebut kalau stroke menyerang karena faktor perilaku orang itu sendiri. Dikutip dari dailyfinance.com, CDC menyebutkan ada tiga perilaku seseorang yang dianggap sepele dan menjadi kebiasaan sehari-hari, namun berperan besar membuat mereka terkena stroke.

Merokok
Merokok terbukti menyerang pembuluh darah. Faktor risiko stroke juga menghantui mereka yang bukan perokok melalui asap. Sebuah penelitian yang dipresentasikan di 2011 pada Kongres Stroke Kanada menunjukkan perokok dua kali berisiko mengalami stroke dibandingkan non-perokok. Salah satu cara pencegahannya adalah berhenti merokok.

Konsumsi alkohol
Penggunaan alkohol yang berlebihan menyebabkan potensi meningkatnya tekanan darah dan kolesterol Anda. Sehingga risiko terserang stroke pun kian tinggi.

Malas Olahraga

Tidak ada keajaiban yang dapat mencegah terjadinya stroke bila Anda tidak berolahraga. Orang-orang yang yang secara fisik tidak aktif bergerak, berada pada risiko terserang stroke lebih tinggi. Hal ini akibat tekanan darah tinggi atau kolesterol tinggi. Selain itu, orang yang malas olahraga juga berisiko terkena diabetes tipe 2 dan menjadi kelebihan berat badan atau obesitas. Berolahraga memang bukan solusi mencegah stroke secara keseluruhan, namun setidaknya mengurangi kemungkinan terkena penyakit tersebut.

Kiat - Kiat Untuk Tidak Menunda Diet Anda

0

Apakah Anda kerap menyatakan, “Saya akan diet, tapi nanti saat Senin saja”. Dan pada akhirnya, ketika Senin tiba Anda kembali mengubah pernyataan untuk hari yang lain. Hati-hati, penunda diet hanya akan menggagalkan keseluruhan program penurunan berat badan.

Kebanyakan penunda diet tak tahu pentingnya menurunkan berat badan. Mereka hanya ingin mendapatkan berat badan yang lebig baik, tapi tak pernah mewujudkan. Padahal akan selalu ada dampak kesehatan jika berat badan berlebih dibiarkan menahun.

Sebaiknya, atur strategi untuk membantu Anda keluar dari kebiasaan menunda diet. Berikut beberapa tips yang akan memandu Anda:

1. Buat Daftar Baik dan Buruk . Salah satu alasan untuk menunda-nunda adalah  Anda  merasa tidak pasti tentang  program  menurunkan berat badan. Dengan membuat daftar baik dan buruk, akan menindaklanjuti rencana penurunan berat badan Anda. Ini akan membuat  lebih memahami alasan untuk tidak menunda-nunda. Sebagai contoh,  Anda mungkin khawatir akan harus menghabiskan terlalu banyak uang untuk makan makanan sehat atau pada keanggotaan pusat kebugaran. Jika kesulitan membuat daftar ini, konsultasikan dengan ahli diet dan nutrisi untuk memecahkan masalah dan hambatan yang Anda rasakan.

2. Tetapkan Tujuan Jangka Pendek . Ini sering membantu  memecah tujuan jangka panjang dalam menurunkan berat badan.  Menetapkan tujuan jangka pendek akan membantu Anda mengalami manfaat langsung  dan  membantu menjaga motivasi. Misalnya, makan sarapan dan berjalan sehari-hari  (ini adalah 2 tujuan jangka pendek, Red.) akan memberikan tambahan energi (ini adalah manfaat langsung yang dirasakan, Red.). Hingga akhirnya,  membantu  mengelola berat badan  menjadi lebih baik (ini adalah manfaat jangka panjang, Red.).

3. Mendorong Diri Sendiri .  Adalah  sifat yang umum,  penunda  mudah terganggu oleh hal-hal yang terjadi di lingkungan. Penelitian menunjukkan,  isyarat lingkungan dan pengingat tujuan diet  dapat membantu  Anda mematuhi diet dan berolahraga demi tujuan jangka panjang penurunan berat badan.

Lihatlah sekeliling dan buat beberapa perubahan kecil yang akan membantu Anda tetap fokus pada program. Contohnya,  tulis pengingat latihan di kalender harian dan meletakkan sekeranjang buah segar di meja dapur. Ini akan membuat Anda tidak meninggalkan olah raga dan makan makanan sehat.

4. Beri Reward Diri Sendiri . Menghargai diri sendiri untuk keberhasilan yang telah dicapai, dapat menjadi strategi yang efektif menjaga program penurunan berat badan. Reward  juga layaknya penghargaan ketika Anda berprestasi, dimana akan membantu meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri sehingga dapat meraih tujuan.


Apakah Anda mampu makan lebih sedikit fast food , minum lebih banyak air putih atau mengurang porsi makan siang. Jangan lupa rencanakan reward diri sediri seperti, memanjakan diri menikmati spa, membeli atau menonton film kesukaan, atau sekedar menikmati berendam air hangat yang menyenangkan.

November 18, 2013

Tips Rutin Olahraga

0

Anda telah diingatkan mengenai manfaat olahraga ribuan kali dan Anda tahu apa yang seharusnya Anda lakukan tetapi mudah sekali memberikan alasan. ‘Saya lagi duduk nyaman di atas sofa’, ‘lagi nonton program TV kesayangan saya’ atau ‘kelihatannya dingin di luar’.
Kita sudah pernah mendengar semua alasan itu jadi bagaimana Anda bisa (tetap) termotivasi untuk bangun dan berolahraga secara teratur?
  1. Rencanakan.
    Menjalankan hidup yang sibuk, bisa sulit untuk memikirkan bahwa ada waktu luang untuk olahraga harian. Buatlah olahraga sebagai prioritas dan rencanakanlah ke dalam rutinitas Anda. Jangan menjadikan olahraga sebagai pilihan. Akan membantu juga jika merencanakan olahraga saat Anda merasa akan menikmatinya. Misalnya, jika Anda pikir berat untuk bangun di pagi hari, maka jangan mencoba berolahraga di pagi hari. Cobalah saat rehat makan siang atau setelah bekerja.
  2. Pakai peralatan olahraga.
    Tahap pertama (dan seringkali bagian tersulit adalah hanya mengenakan sepatu dan peralatan olahraga Anda). Begitu dikenakan, akan lebih mudah untuk menjalankannya. Bahkan akan lebih baik, manjakan diri Anda dengan sesuatu yang baru. Sangat mengejutkan bagaimana sepasang sepatu jogging baru, baju baru, atau piranti baru dapat mendorong Anda  untuk ‘mencobanya’. Tambahan lagi, Anda akan terlihat keren dan merasa keren juga!
  3. Keragaman itu penting.
    Ubahlah rute lari Anda, cobalah untuk bersepeda, atau berenang di kolam luar ruangan dan bukan di kolam dalam ruangan. Biarkan hal ini tetap menarik dengan mengganti bagian dari olahraga Anda sehingga Anda tidak merasa bosan. Pusat kebugaran bisa dengan cepat menjadi lingkungan yang steril, jadi jika Anda adalah seseorang yang rajin ke pusat kebugaran, cobalah menggantinya dengan mengikuti sesi olahraga di lapangan .
  4. Buatlah olahraga menjadi aktifitas sosial.
    Berolahraga dengan teman, tertawa bersama dan Anda akan saling memotivasi satu sama lain. Teman-teman akan memberikan masukan positif dan membuat olahraga menjadi menyenangkan. Sebagai alternatif, cobalah kelas kelompok kebugaran atau bergabung dengan regu setempat. Jika Anda tertarik untuk berkompetisi, cobalah olahraga dalam tim. Berolahragalah dengan orang yang sedikit lebih baik dari Anda sehingga memacu diri Anda sendiri untuk terus bertahan.
  5. Seni Pengalihan.
    Berolahraga dengan musik atau saat bercakap dengan teman-teman akan membuat Anda teralihkan dari olahraganya sendiri. Anda mungkin bisa berolahraga lebih lama atau bahkan selesai lebih cepat dari yang Anda sadari. Jika Anda berolahraga di rumah, cobalah berolahraga sambil menonton TV atau selama tayangan iklan.
  6. Miliki tujuan yang realistis.
    Anda mungkin tidak berencana untuk lari maraton, tapi penting untuk memiliki tujuan dan memasukkannya ke dalam praktek olahraga Anda agar tetap membuat Anda sendiri termotivasi sepanjang waktu. Tapi realistis saja! Jangan menetapkan tujuan jauh di atas tingkat yang tidak akan pernah Anda raih. Tuliskan tujuan tersebut dan ingat untuk mengkajinya secara teratur sejalan dengan peningkatan kebugaran Anda.
  7. Jangan lupa untuk menghargai diri Anda.
    Bisa dengan menambahkan kilometer jarak lari Anda atau timbangan turun beberapa kilogram, namun begitu Anda mencapai tujuan pribadi Anda, dan bahagia dengan prestasi Anda, hargai diri Anda. Anda bisa meliburkan diri Anda satu hari atau membeli satu celana jin baru. Banggalah dengan diri Anda sendiri.
Selalu ingat perasaan yang Anda rasakan usai olahraga – endorfin bertebaran di sekitar tubuh Anda, merasa sehat dan senang dengan diri Anda sendiri. Sekali waktu Anda berpikir untuk melewatkan satu sesi, ingatlah perasaan ini dan ayo berolahraga!


Makanan Berenergi

0

Berjuang untuk bangun dari tempat tidur di pagi hari, tak mampu berfungsi tanpa minum kopi pagi Anda, tengah hari mencari kudapan bergula dan minuman agar tetap dapat aktif sepanjang hari…terdengar lazim? Kita selalu sibuk, kita merupakan generasi yang melakukan semuanya – berkutat dengan pekerjaan, kehidupan di rumah, relasi, keluarga dan aktifitas sosial…maka tak heran jika kita merasa lelah! Tidur yang baik di malam hari bukanlah satu-satunya solusi untuk merasa lebih segar dan terjaga, namun apa yang kita makan juga merupakan bagian penting untuk memperkuat tubuh kita. Memilih makanan yang benar dapat menghasilkan dampak besar bagi kesehatan Anda secara keseluruhan namun memperhatikan diri sendiri merupakan prioritas terakhir dalam kesibukan sehari-hari. Mengudap makanan cepat seperti batangan coklat, minuman bersoda dan kafein untuk asupan yang memberikan dorongan alami adalah cara paling mudah untuk memastikan bahwa Anda mendapatkan energi Anda dengan baik!
10 makanan pendorong energi
  1. Gandum – Gandum adalah sumber kalsium, kalium dan magnesium yang baik, dan juga sumber energi yang melepaskan vitamin B. Magnesium memainkan peran kunci dalam mengubah makanan yang kita makan menjadi energi, dan berpengaruh terhadap pengurangan rasa lelah dan letih. Gandum juga mengandung kadar Glysemic Indeks yang rencah sehingga memberikan pelepasan energi dengan tetap. Cobalah muesli, bubur atau kue gandum untuk sarapan sehat atau kudapan.
  2. Kacang – Tinggi akan kandungan protein, vitamin dan mineral dan juga lemak, kacang merupakan kudapan yang baik. Kacang Almon mengandung energi yang melepas mineral, magnesium dan kalsium. Kacang kenari kaya akan kalium, seng dan energi yang melepaskan zat besi, sementara kacang tanah merupakan sumber vitamin B6 yang sangat baik yang membantu tubuh untuk menggunakan dan menyimpan energi dari protein dan karbohidrat dari makanan. Yang manapun Anda pilih, cobalah untuk hati-hati dalam mengkonsumsinya, dan jangan sampai berlebihan karena kacang mengandung kalori tinggi dan kandungan lemak – satu genggam kecil atau dua sendok makan merupakan porsi ideal.
  3. Buah-buahan –Karena kebanyakan buah-buahan merupakan sumber vitamin yang baik, antioksidan dan serat, buah-buahan adalah kudapan yang sempurna bagi pembangkit energi. Vitamin C memiliki banyak fungsi yang penting di tubuh termasuk membantu melepas energi dari makanan dan mencegah rasa lelah dan letih. Jeruk dan jenis sitrus lainnya biasanya mengandung Vitamin C, pisang juga merupakan pilihan baik karena kaya akan sumber karbohidrat – bahan bakar yang diperlukan oleh tubuh, dan kalium, suatu elemen yang penting bagi fungsi otot normal. Tak ada yang namanya buah jelek, jadi makanlah berbagai macam buah-buahan bagi diet bervariasi dan nutrien maksimum.
  4. Sayuran – Ibu selalu bilang “Makan sayurmu, bagus buat kamu”, dan Ibu tidak bohong! Brokoli, bayam dan toge – mengandung sedikit zat besi tapi berguna, yang dapat mengurangi rasa lelah dan letih dan membantu melepaskan energi dari makanan. Ubi jalar juga merupakan pilihan yang baik karena mengandung kandungan energi yang tinggi yang menyediakan karbohidrat dan juga vitamin C yang diperlukan untuk melepas energi dari makanan dan Vitamin A untuk mempertahankan kulit normal dan pandangan.
  5. Padi gandum – Mengganti nasi putih, roti dan pasta dengan padi gandum akan membantu melepas energi lebih rutin dari makanan Anda. Karbohidrat halus mengandung serat yang sangat kecil dan diproses dengan hebat, sementara karbohidrat tidak halus sangat kaya akan serat yang memperlambat tingkat pelepasan gula dari karbohidrat sehingga tidak menyebabkan penyuntikan dan turunnya gula darah secara mendadak. Serat juga menyebar di perut Anda yang menyebabkan Anda merasa kenyang lebih lama. Nasi merah dan roti gandum merupakan sumber karbohidrat energi yang baik dan asam pantothenik (lebih dikenal dengan nama Vitamin B5) yang membantu tubuh mengekstrasi energi dari makanan.
  6. Ikan – Ikan adalah sumber protein yang baik dan juga mengandung banyak vitamin dan mineral. Ikan berminyak, termasuk salmon, ikan kembung, ikan forel, ikan haring, tuna segar, dan sardin kaya akan vitamin B6, Niacin (B3) dan B12, yang penting untuk mengubah makanan menajdi energi. Ikan juga kaya akan magnesium dan mineral utama lainnya bagi produksi energi. Ikan berminyak mengandung lemak sehat Omega 3 yang baik bagi jantung.
  7. Daging Merah tanpa lemak – Daging merah kadang diberitakan jelek, namun memakan daging merah dapat membantu tubuh Anda untuk menambah tingkat protein dan besinya. Tingkat zat besi yang rendah dapat menyebabkan anemia defisiensi besi, gejala awal kelelahan, lesu dan kurangnya energi secara umum. Daging juga merupakan salah satu dari sumber utama Vitamin B12 di diet yang juga berkontribusi dalam pelepasan energi dari makanan yang kita makan.
  8. Kacang polong dan tanaman kacang-kacangan – melepaskan energi secara perlahan dan kaya serat yang memperlambat proses pencernaan sehingga menyediakan pasokan energi secara tetap. Kacang merah, kacang-kacangan dan kacang bakar mengandung zat besi, yang penting untuk memproduksi sel darah merah yang membawa oksigen di seluruh tubuh dan berpengaruh pada penurunan rasa lelah dan letih. Kacang polong dan tanaman kacang-kacangan tidak perlu dimakan begitu saja – dapat dibuat kare atau sup dan salad, kacang polong dan tanaman kacang-kacangan merupakan kandungan yang serba guna yang membantu Anda merasa kenyang.
  9. Telur - satu dari sedikit makanan yang disebut-sebut mengandung banyak protein lengkap karena mengandung 9 asam amino penting – pembangun balok protein di tubuh Anda. Sebagai sumber kaya protein, telur baik untuk pendorong energi, dan Anda akan merasa lebih kenyang lebih lama karena telur menyediakan pelepasan energi yang perlahan.
  10. Bawang putih – Makan banyak bawang putih mungkin tidak membuat Anda populer karena bisa menyebabkan bau, namun bawang putih memiliki manfaat yang sehat dan sudah diketahui selama berabad-abad. Tumbuhan yang sangat kuat ini telah dihubungkan deengan kesehatan jantung dan mengatur tingkat gula darah – dan lebih dari itu bawang putih menambah rasa yang enak ke dalam makanan!


Tahukan Anda Hubungan Berat Badan dengan Jantung Anda?

0

Angka kejadian kegemukan/obesitas di Indonesia semakin mengalami peningkatan. Obesitas tidak hanya mengakibakan peningkatan jumlah tumpukan lemak, yang terlihat nyata pada perut membuncit, lemak di lengan, paha dan lain-lain. Akan tetapi juga berhubungan dengan penumpukan lemak yang signifikan di dalam dan sekitar jaringan organ yang tidak semestinya, seperti jantung dan pembuluh darah.
Penimbunan lemak di daerah jantung dan pembuluh darah inilah yang menyebabkan meningkatnya risiko pada gangguan jantung, baik penyakit jantung koroner (PJK) maupun gagal jantung pada seseorang yang mengalami obesitas.
Selain itu, obesitas juga banyak dihubungkan dengan gangguan metabolisme lemak sehingga berbagai kondisi gangguan kesehatan yang disebabkan adanya obesitas seringkali meningkatkan risiko PJK.


OBESITAS DAN PENINGKATAN RISIKO 

GANGGUAN FUNGSI JANTUNG

Obesitas dapat meningkatkan gangguan fungsi jantung melalui beberapa mekanisme:

1. Obesitas dan Peningkatan Beban Kerja Jantung: Obesitas dikaitkan dengan peningkatan beban kerja jantung yang diakibatkan oleh peningkatan volume darah yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan oksigen dalam tubuh.

2. Obesitas dan Penimbunan Lemak di Jantung: Obesitas dapat mengakibatkan akumulasi lemak seperti trigliserida dalam sel-sel jantung. Diduga penumpukan trigliserida dalam jumlah besar dapat memicu kerusakan sel-sel jantung serta mengganggu fungsi pemompaan darah oleh jantung

3. Obesitas dan Penimbunan Lemak di Sekitar Pembuluh Darah: Penimbunan lemak di sekitar pembuluh darah jantung mengakibatkan kekakuan pembuluh darah dan memicu terbentuknya protein-protein yang bersifat ‘jahat’ sehingga menimbulkan peradangan pembuluh darah jantung, dan pada akhirnya akan mengakibatkan atesoklerosis serta Penyakit Jantung Koroner.

4. Obesitas dan Faktor Risiko Gagal Jantung: Obesitas dapat memicu tekanan darah tinggi, gangguan lemak dan kencing manis, peningkatan radikal bebas dan peradagangan pembuluh darah jantung, di mana semua faktor ini meningkatkan risiko gagal jantung.

5. Obesitas dan Gangguan Metabolisme Lemak: Obesitas pada umumnya mengakibatkan gangguan metabolisme lemak atau dislipidemia, ditAndai dengan meningkatnya trigliserida, LDL Kolesterol, small dense LDL (partikel LDL yang lebih kecil dan padat) serta menurunnya HDL Kolesterol. Kondisi dislipidemia ini menjadi faktor risiko terjadinya Penyakit Jantung Koroner.

Oleh karena itu, obesitas dengan berbagai konsekuensi dan akibatnya patut diwaspadai dan diatasi. Upaya penurunan berat badan hingga mencapai berat badan optimal merupakan salah satu langkah penting untuk mengatasi obesitas. 

Salam sehat.