Apakah benar
teh celup membahayakan kesehatan? Mengapa demikian? Ternyata penyebabnya lebih
pada kemasannya, kantong kertas kecil berserat renggang yang ternyata
mengandung chlorine, yang antara lain bisa menyebabkan kemandulan,
keterbelakangan mental dan kanker!
Bahaya CHLORINE
Pada umumnya
kertas dibuat dari pulp (bubur kertas), yang terbuat dari bahan kayu, bubur ini
berwarna coklat tua, untuk membuat serat pulp itu berwarna putih, digunakan
sejenis bahan kimia pemutih yang terbuat dari senyawa chlorine yang sangat
pekat. Sayang dalam prosesnya, chlorine ini tetap tertinggal dalam produk
kertas karena tidak dilakukan penetralan karena biayanya sangat tinggi. Kertas
semacam inilah yang kemudian digunakan sebagai kantong teh celup.
Kandungan
zat klorin di kantong kertas teh celup akan larut. Apalagi jika Anda
mencelupkan kantong teh lebih dari 3 - 5 menit. Klorin atau chlorine, zat kimia
yang lazim digunakan dalam industri kertas. Fungsinya, disinfektan kertas,
sehingga kertas bebas dari bakteri pembusuk dan tahan lama. Selain itu, kertas
dengan klorin memang tampak lebih bersih. Karena bersifat disinfektan, klorin
dalam jumlah besar tentu berbahaya. Tak jauh beda dari racun serangga. Banyak
penelitian mencurigai kaitan antara asupan klorin dalam tubuh manusia dengan
kemandulan pada pria, bayi lahir cacat, mental terbelakang, dan kanker.
Nah, mulai
sekarang, jangan biarkan teh celup Anda tercelup lebih dari 5 menit. Atau,
kembali ke cara yang sedikit repot: Gunakan teh bubuk. Minumlah teh, bukan
klorin.
Lindungi
keluarga Anda dari gangguan kesehatan di masa depan. Hindari teh celup atau
produk lain yang mengandung chlorine.
SEMOGA BERMANFAAT !

