Tampilkan postingan dengan label kecil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kecil. Tampilkan semua postingan

Mei 01, 2014

MOM

0



Mom is my hero! Selama 9 bulan ia berjalan sepenuh tenaga, selama 9 bulan ia harus menerima laranglarangan ibu hamil. Pernahkah kita semua berfikir, betapa susahnya jerih payah ibu selama ini? Pernah kah kalian berfikir, ibu rela mengorbankan nyawanya, agar anaknya bisa melihat dunia? Sejak kecil ibu yg merawat kita. Saat anaknya menangis, membuatnya terkaga saat siang dan malam hari. Siang malam ibu menjaga dan menyusui. Tapi kenapa ia tidak pernah mengeluh? Kasih sayanglah jawabannya.
Ketika anaknya beranjak dewasa, yg terfikir hanya kekhawatiran. Ibu hanya bisa berdoa berdoa dan berdoa. Ibu selalu menjaga anaknya dengan cara apapun. Sebut saja anaknya puput.
Puput gadis yg tengah beranjak dewasa, sejak kecil puput selalu membantu ibunya. Hari demi hari puput pun semakin mengenal dunia luar, Dunia yg sangat kejam dan sadis. Begitu pula dengan sifat puput, hari demi hari sifatnya pun berubah, dan malam itu tepatnya pukul 7.
Ibu: put, mau kemana malam malam begini?
Puput: aku mau jalan sama temen, kenapa sih ibu selalu ngurusin urusan aku?!! *sambil membuka pintu dan berjalan menjauh dari rumah*
Tengah malam
Ibu: ya Tuhan, lindungilah anak ku. Sayangilah iya, berilah iya petunjukmu. Terangilah hatinya. Jauh kan ia dari marabahaya. Amiiiin
Puput: buuuuuu.... Bukain pintu *sambil menggedor pintu*
Ibu: kenapa jam segini baru pulang? Anak gadis pulang jam segini, apa kata org nanti! Ini siapa?!
Puput: kenapa sih ibu tu gak mau diam?! Selalu ngurusin aku! Aku capek?! Ini pacar aku bu! Aku benci sama ibu?! Aku bakal pergi dari sini! *berjalan menjauh dari ibu dan rumahnya*
Ibu: ya Tuhan ada apa dengan anak ku? Kenapa iya begitu terhadap ku? *berlutut sambil menitikkan air mata*
Sepanjang hari, ibu berdoa demi keselamatan anaknya yg durhaka. Dia tidak peduli, apa yg telah anaknya perbuat kepdanya, yg iya pedulikan hanya keselamatan anakknya.
1buln kemudian tepatnya di teras rumah ibu.
Puput: buuu *memeluk ibu dan menangis* maafin puput bu, puput udah durhaka sama ibu
Ibu: siapa yg durhaka? Kamu gak pernah durhaka sama ibu nak. *sambil mengusap usap kepala sang anak*
Puput: puput hamil bu, puput malu bu.. Puput nyesel
Ibu: *meneteskan air mata* tdk ada yg perlu disesali nak, kamu harus terima apa yg kamu perbuat
Puput: maaf kan puput bu
Tahukah kalian, ibu selalu menerima anaknya dengan kondisi apapun. Kasih ibu itu sepanjang masa. Kita selalu mengeluh, kenapa ibu tidak? Kita selalu meminta, kenapa ibu tdk pernah meminta ke kita? Ibu selalu berdoa untuk anaknya, sudahkah kalian mendoakannya? Sudahkah kalian mengucapkan sayang ke ibu? Sudahkah kalian meminta maafbke ibu? Pernah kah kita berfikir, sepulangnya kita bersenang-senang bersama temanteman, saat kita membuka pintu, ibu sudah tak berdaya dan tdk bernfas lagi?! Ucapkanlah apa yg seharusnya kalian ucapkan, perbuatlah sesuatu yg beharga sebelum ibu pergi untuk selama lamanya. Karna sesuatu yg berarti akan terasa hilang, saat sesuatu itu sudah tdk ada lagi:)