Mom is my hero! Selama 9 bulan ia
berjalan sepenuh tenaga, selama 9 bulan ia harus menerima laranglarangan ibu
hamil. Pernahkah kita semua berfikir, betapa susahnya jerih payah ibu selama
ini? Pernah kah kalian berfikir, ibu rela mengorbankan nyawanya, agar anaknya
bisa melihat dunia? Sejak kecil ibu yg merawat kita. Saat anaknya menangis,
membuatnya terkaga saat siang dan malam hari. Siang malam ibu menjaga dan
menyusui. Tapi kenapa ia tidak pernah mengeluh? Kasih sayanglah jawabannya.
Ketika anaknya beranjak dewasa, yg
terfikir hanya kekhawatiran. Ibu hanya bisa berdoa berdoa dan berdoa. Ibu
selalu menjaga anaknya dengan cara apapun. Sebut saja anaknya puput.
Puput gadis yg tengah beranjak
dewasa, sejak kecil puput selalu membantu ibunya. Hari demi hari puput pun
semakin mengenal dunia luar, Dunia yg sangat kejam dan sadis. Begitu pula
dengan sifat puput, hari demi hari sifatnya pun berubah, dan malam itu tepatnya
pukul 7.
Ibu: put, mau kemana malam malam
begini?
Puput: aku mau jalan sama temen,
kenapa sih ibu selalu ngurusin urusan aku?!! *sambil membuka pintu dan berjalan
menjauh dari rumah*
Tengah malam
Ibu: ya Tuhan, lindungilah anak ku.
Sayangilah iya, berilah iya petunjukmu. Terangilah hatinya. Jauh kan ia dari
marabahaya. Amiiiin
Puput: buuuuuu.... Bukain pintu
*sambil menggedor pintu*
Ibu: kenapa jam segini baru pulang?
Anak gadis pulang jam segini, apa kata org nanti! Ini siapa?!
Puput: kenapa sih ibu tu gak mau
diam?! Selalu ngurusin aku! Aku capek?! Ini pacar aku bu! Aku benci sama ibu?!
Aku bakal pergi dari sini! *berjalan menjauh dari ibu dan rumahnya*
Ibu: ya Tuhan ada apa dengan anak
ku? Kenapa iya begitu terhadap ku? *berlutut sambil menitikkan air mata*
Sepanjang hari, ibu berdoa demi
keselamatan anaknya yg durhaka. Dia tidak peduli, apa yg telah anaknya perbuat
kepdanya, yg iya pedulikan hanya keselamatan anakknya.
1buln kemudian tepatnya di teras
rumah ibu.
Puput: buuu *memeluk ibu dan
menangis* maafin puput bu, puput udah durhaka sama ibu
Ibu: siapa yg durhaka? Kamu gak
pernah durhaka sama ibu nak. *sambil mengusap usap kepala sang anak*
Puput: puput hamil bu, puput malu
bu.. Puput nyesel
Ibu: *meneteskan air mata* tdk ada
yg perlu disesali nak, kamu harus terima apa yg kamu perbuat
Puput: maaf kan puput bu
Tahukah kalian, ibu selalu menerima
anaknya dengan kondisi apapun. Kasih ibu itu sepanjang masa. Kita selalu mengeluh,
kenapa ibu tidak? Kita selalu meminta, kenapa ibu tdk pernah meminta ke kita?
Ibu selalu berdoa untuk anaknya, sudahkah kalian mendoakannya? Sudahkah kalian
mengucapkan sayang ke ibu? Sudahkah kalian meminta maafbke ibu? Pernah kah kita
berfikir, sepulangnya kita bersenang-senang bersama temanteman, saat kita
membuka pintu, ibu sudah tak berdaya dan tdk bernfas lagi?! Ucapkanlah apa yg
seharusnya kalian ucapkan, perbuatlah sesuatu yg beharga sebelum ibu pergi
untuk selama lamanya. Karna sesuatu yg berarti akan terasa hilang, saat sesuatu
itu sudah tdk ada lagi:)

